Implementasi CCTV & Facial Recognition
Kamera yang benar-benar merekam yang perlu, dan data wajah yang bisa dipertanggungjawabkan
- Facial Recognition
- Access Control
- Camera Network Segmentation
- Biometric DPIA
Kami rancang dan pasang CCTV dengan facial recognition untuk kantor, pabrik, dan gudang. Titik kamera ditentukan dari survei lokasi, bukan dari jumlah unit yang ditawarkan. Kamera berjalan di jaringan terpisah dari jaringan kantor, dan data biometrik dikelola sesuai UU No. 27 Tahun 2022 — lengkap dengan dasar pemrosesan, masa retensi, dan prosedur permintaan rekaman.
Output yang Anda terima
- Denah titik kamera dan dokumen desain sistem
- Konfigurasi NVR, VMS, dan jaringan beserta catatan perubahannya
- DPIA biometrik, kebijakan retensi, dan dokumen pemberitahuan
- Hasil uji cakupan dan akurasi pengenalan wajah
- Runbook operator dan pelatihan tim keamanan internal
Mengapa hal ini menjadi penting sekarang
Kamera kini bukan lagi sekadar perangkat keamanan fisik. Begitu wajah dipakai sebagai identitas, sistemnya berpindah ke ranah perlindungan data pribadi, dan kewajibannya ikut berubah.
Data wajah termasuk data pribadi spesifik
UU No. 27 Tahun 2022 menempatkan data biometrik pada kategori khusus. Pemrosesannya menuntut dasar hukum yang jelas, pemberitahuan, dan pengamanan yang lebih ketat dibanding data biasa.
Perangkat kamera sering menjadi pintu masuk jaringan
NVR dan kamera yang memakai kata sandi bawaan dan terbuka ke internet rutin menjadi sasaran pemindaian otomatis. Dari situ penyerang berpindah ke jaringan kantor yang satu segmen.
Rekaman tanpa aturan retensi menjadi beban
Rekaman yang disimpan tanpa batas memperbesar dampak bila terjadi kebocoran, dan menyulitkan organisasi menjawab permintaan penghapusan dari subjek data.
Tanda organisasi Anda membutuhkan ini
- Kamera terpasang, tetapi banyak area penting tidak tercakup atau gambarnya tidak terbaca
- Facial recognition dipakai tanpa dokumen persetujuan dan pemberitahuan area
- NVR berada di jaringan yang sama dengan komputer kerja karyawan
- Tidak ada prosedur resmi saat rekaman diminta pihak internal atau eksternal
Satu saja sudah cukup menjadi alasan untuk berdiskusi lebih awal.
Apa yang kami tangani
Survei Lokasi & Desain Titik Kamera
Cakupan lensa, kondisi pencahayaan, jalur kabel, dan titik buta dipetakan sebelum satu unit pun dibeli.
Facial Recognition & Watchlist
Pendaftaran wajah, ambang akurasi, penanganan salah kenali, dan prosedur penambahan atau penghapusan watchlist.
Akses Kontrol & Integrasi Pintu
Turnstile, kartu, dan pintu terkunci yang tersambung ke catatan kehadiran serta log kunjungan tamu.
Segmentasi Jaringan Kamera
VLAN terpisah, kredensial bawaan diganti, firmware diperbarui, dan tidak ada perangkat yang terbuka langsung ke internet.
Penyimpanan & Masa Retensi Rekaman
Kapasitas NVR, masa simpan, enkripsi, serta prosedur resmi untuk permintaan dan penyerahan rekaman.
DPIA Biometrik & Dokumen Persetujuan
Penilaian dampak perlindungan data, dasar pemrosesan, papan pemberitahuan area, dan mekanisme hak subjek data.
Tahapan yang jelas, tanpa kejutan di tengah jalan
Setiap tahap punya keluaran yang disepakati, sehingga posisi progres selalu jelas.
- 01
Survei Lokasi
Pemetaan area, titik rawan, jalur kabel, dan ketersediaan daya serta jaringan.
- 02
Perancangan
Denah titik kamera, spesifikasi perangkat, desain jaringan, dan kebutuhan penyimpanan.
- 03
Instalasi
Pemasangan kamera, perangkat jaringan, NVR, dan integrasi akses kontrol.
- 04
Pengujian & Enrolment
Uji cakupan gambar, akurasi pengenalan wajah, dan pendaftaran data karyawan.
- 05
Serah Terima
Runbook operator, pelatihan penggunaan, dan dokumentasi kepatuhan data biometrik.
Standar dan regulasi yang menjadi rujukan
Setiap rekomendasi dapat ditelusuri ke acuan berikut dan diverifikasi secara mandiri.
- UU No. 27 Tahun 2022Perlindungan data pribadi, termasuk data biometrik sebagai data spesifik.
- ISO/IEC 29134Panduan pelaksanaan penilaian dampak perlindungan data pribadi.
- IEC 62676Standar sistem video surveillance untuk aplikasi keamanan.
- ISO/IEC 27001:2022 Annex A 7.4Kontrol pemantauan keamanan fisik.
- PP No. 71 Tahun 2019Kewajiban penyelenggara sistem elektronik atas sistem yang dioperasikannya.
Indikator keberhasilan
Disepakati di awal agar hasil pekerjaan dinilai objektif, bukan berdasarkan kesan.
- Persentase area prioritas yang tercakup kamera sesuai desain
- Tingkat salah kenali pada pengujian facial recognition
- Jumlah perangkat kamera yang masih memakai kredensial bawaan
- Ketaatan pada masa retensi rekaman yang ditetapkan
Istilah yang sering muncul dalam pembahasan
Istilah yang akan Anda temui pada dokumen, laporan, dan diskusi dengan auditor.
- NVR
- Network Video Recorder — perangkat yang menerima dan menyimpan rekaman dari kamera jaringan, sekaligus mengatur hak akses pemutarannya.
- False Acceptance Rate
- Tingkat sistem mengenali orang yang salah sebagai orang yang terdaftar. Angka ini menentukan seberapa ketat ambang pencocokan wajah disetel.
- Watchlist
- Daftar wajah yang memicu peringatan saat terdeteksi kamera, misalnya mantan karyawan atau pihak yang dilarang memasuki area tertentu.
- DPIA
- Data Protection Impact Assessment — penilaian dampak yang dilakukan sebelum memproses data berisiko tinggi seperti biometrik.
Yang paling sering ditanyakan
Belum terjawab? Kirim pertanyaan Anda, tim kami membalas pada hari kerja.
Sering dikerjakan bersamaan
Layanan Keamanan Siber & Kepatuhan Terintegrasi
Membangun sistem manajemen keamanan informasi: ISO 27001, tata kelola TI, manajemen risiko, dan kerangka kepatuhan.
SelengkapnyaVulnerability Assessment & Penetration Testing (VA/PT)
Menguji aplikasi web, mobile, API, jaringan, server, dan cloud dengan cara penyerang sungguhan, lalu membuktikan dampaknya secara terkendali.
SelengkapnyaManaged Security Operations Center (SOC)
Pemantauan keamanan 24 jam untuk mendeteksi, menganalisis, dan menangani insiden secara langsung di seluruh infrastruktur digital Anda.
Selengkapnya
Siap membangun keamanan yang lebih kuat?
Konsultasikan kebutuhan organisasi Anda dengan tim kami. Gratis, tanpa komitmen.
